Tari Bali - Jenis-jenis Tari Bali Untuk Menyambut Acara atau Upacara

Tari Bali


Tari Bali adalah tarian yang berasal dari Bali, tujuan yang paling utama penari Bali yaitu untuk menarikan tiap tahap gerakan dan rangkaian dengan ekspresi penuh, tarian Bali terlihat cantik dan menarik dengan gerakanya indah dan Abstrak.

Tari Bali dikenal sejak tahun 1950-an, dan berkembang siring perkembangan pariwisata di Bali, Tari Bali sebagian besar memiliki makna religi, namun juga ada beberapa tarian Bali yang ditampilkan pada kegiatan-kegiatan diluar acara religi dengan bermacam modifikasi.
'
Tari Bali
source;pixabay.com

Tari Bali merupakan warisan budaya dan telah di akui oleh UNESCO bahwa Tari Bali merupakan Warisan budaya takbenda, Warisan budaya takbenda yaitu praktik, representasi, pengetahuan, pengetahuan, instrumen, artefak, obyek serta ruang budaya yang di anggap sebagai bagian dari warisan budaya suatu tempat tersebut. [1]

Jenis-jenis Tari di Bali


Tari Bali terdiri tiga jenis tarian diantaranya Wali (sakral), Bebali (upacara) dan balih-nalihan (hiburan), dari ketiga jenis Tari Bali tersebut memiliki pengertian dan tujuan yang berbeda :

1. Tari Wali (sakral)


Tarian Wali dari Bali ini dianggap sakral, dan harus dipertunjukkan di pelataran dalam kuil, biasanya tari wali ini ditarikan pada saat kegiatan upacara adat, dan acara keagamaan hindu di Bali.

Tari Wali ini terdiri dari 5 (lima) jenis tarian, diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Tari Rejang

    Tari rejang ini di tarikan oleh penari putri (pilihan ataupun campuran dari berbagai usia) yang dilakukan secara berkelompok atau massal di halaman pura pada saat berlangsungnya suatu upacara, diiringi gamelan Gong Kebyar atau Gong Gede

    Tari rejang di bali di bagi dalam beberapa jenis tarian berdasarkan status sosial penarinya, diantaranya :
    • Rejang Deha : ditarikan oleh remaja putri
    • Rejang Renteng : Ditarikan dengan saling memegang selendang[2]
  • Tari Baris

    Tari "Baris" berasal dari kata babaris yang diartikan pasukan, maka tarian baris ini menggambarkan ketangkasan pasukan prajurit, tari baris merupakan tarian kelompok yang dibawakan oleh pria, pada umumnya ditarikan oleh 8 penari sampai lebih dari 40 penari dengan gerakan yang lincah, dinamis kokoh dan lugas, dan di iringi Gong Kebyar serta Gong Gede[3]
  • Tari Pendet

    Tarian Pendet ini biasanya ditarikan oleh wanita yang sudah menikah, bergerak dengan cara yang sangat bermartabat dan elegan untuk membawa dan mempersembahkan persembahan kepada para dewa dan dewi [4]
  • Sang Hyang Dedari

    Tarian sang Hyang Dedari ini ditarikan untuk menghibur, dan memberi ketenangan para dewa dan dewi untuk meminta berkah pada dewa dan dewi
  • Barong

    Tarian Barong adalah  seni tari yang menceritakan pertarungan antara yang baik dengan yang jahat, tarian barong merupakan contoh klasik cara orang bali memerankan mitologi, yang menyebabkan mitos dan sejarah dicampur menjadi satu kenyataan [5]

2. Tarian Bebali 


Tarian Bebali adalah jenis tarian upacara yang pada umumnya dipentaskan dihalaman tengah pura, tarian Babali ini bersifat sakral dan hiburan [6]

Tarian Bebali ini terdiri dari :
  • Gambuh (klungkung)

    Gambuh merupakan sendra tari bali yang paling tua, musik, literatur serta kosa kata yang digunakan didalam tarian gambuh ini diturunkan sejak zaman Majapahit di pulau Jawa [7]
  • Topeng sidhakarya/topeng pajegan

    Tarian ini dilakukan oleh penari bertopeng untuk menetralkan roh-roh jahat
  • Wayang wong, Drama tari (Buleleng)

    Tarian ini menggabungkan tarian dengan drama epik dan musik.

3. Tari Balih-balihan


Tari balih-balihan adalah tarian yang sifatnya untuk menghibur bersifat non religius dan dipertunjukkan dihalaman depan atau diluar pura

Tari Balih-balihan terdiri dari beberapa jenis tarian, diantaranya yaitu :
  • Janger

    Tari janger dilakukan oleh wanita yang masih muda (gadis-gadis muda) penari putri memakai mahkota berbentuk merak dengan warna emas dan dihiasi dengan daun kelapa kering, tarian ini biasanya ditarikan dengan posisi duduk, dengan gerakan tangan bahu serta mata yang telah dikoordinasi.[8]
  • Kebyar atau kekebyaran

    Tari Kebyar ini biasanya ditarikan oleh dua orang wanita yang memiliki rambut hitam, panjang, berkilau dan indah, dengan gerakan yang dramatis kaki dan tangan bergerak secara spontan [9]
  • Lengong

    Tari Lengong berjumlah tiga orang, mereka menari mengikuti permainan gamelan semar pagulingan [10]
  • Kecak

    Tari Kecak adalah Tarian yang dilakukan secara  spektakuler(beramai-ramai) dan dipertunjukkan dimalam hari dengan mengelilingi api unggun [11]
  • Joged bumbung

    Tari Joged bumbung adalah tarian yang dilakukan oleh pasangan pada waktu musim panen atau pada hari penting [12]

 

Tari Bali di Pelajari Sejak Anak-anak


Tari Bali di pelajari oleh penari bali semenjak masih anak-anak, bahkan sejak masih didalam kandung mereka telah mendengarkan musik Bali, sebelum anak-anak bisa berjalan mereka diajari menari dengan tangan.

Penari Bali secara resmi mulai berlatih menari di mulai sejak mereka berusia 7 tahun, gerakan tarian bali sangat terkait dengan ritme yang di hasilkan oleh gamelan.

Tari Bali - Jenis-jenis Tari Bali Untuk Menyambut Acara atau Upacara, memiliki banyak jenis, dan memiliki arti serta tujuan tertentu, ada yang dipertunjukkan untuk upacara religius, tari bali juga ada yang dipertunjukkan untuk menyambut tamu agung, untuk hiburan dan lain sebagainya masih banyak lagi macam-macam tarian bali

Referensi / Sumber :
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Tari_Bali
2. http://id.indo.com/culture/dance_music.html

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tari Bali - Jenis-jenis Tari Bali Untuk Menyambut Acara atau Upacara"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel