Waktu Shalat dan Batas Waktu Shalat Fardhu Lima Waktu

Waktu Shalat

Waktu ShalatWaktu Shalat - Dalam Kitab Jam'ul Jawami' juz 1 halaman 150 Imam Jalaluddin al-Mahalli menerangkan tentang definisi waktu dalam melaksanakan ibadah sebagai berikut :

وَالْوَقْتُ...الزَّمَانُ الْمُقَدَّرُ لَهُ شَرْعًا مُطْلَقًا

Artinya : Waktu... adalah masa yang ditentukan untuk pelaksanaan ibadah menurut syariah secara mutlak.

Allah SWT telah menurunkan perintah Shalat lima waktu ketika peristiwa Nabi Muhammad Isra' Mi'raj, Shalat yang diperintahkan Allah SWT merupakan Shalat Fardhu (shalat wajib 5 waktu) yang wajib dikerjakan dengan. waktu yang telah ditetapkan bagi kaum mukmin, sebagaimana Firman Allah SWT :

إِنَّ الصَّلاَةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا
Artinya :
Sesungguhnya shalat itu merupakan kewajiban yang ditetapkan waktunya bagi kaum mukminin (QS.An-Nisa' : 103)

Mengenai pembagian Waktu Shalat Fardhu adalah sebagai berikut :

1. Waktu Shalat Subuh

  • Awal waktu Shalat subuh atau shalat fajar, adalah saat terbitnya fajar shadiq, sebagaimana dijelaskan dalam hadits dari abu hurairah radhiallahu'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa mengerjakan shalat ini (shalat subuh) diwaktu ghalas, bahkan terkadang beliau selesai dari shalat fajar (shalat subuh) dalam keadaan alam sekitar masih gelap (waktu ghalas / sisa gelapnya malam)
  • Hadits Riwayat Al-bukhari : 578 dan HR. Muslim : 1455
    كُنَّا نِسَاءُ الْمُؤْمِنَاتِ يَشْهَدْنَ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم صَلاَةَ الْفَجْرِ مُتَعَلِّفَاتٍ بِمُرُوْطِهِنَّ، ثُمَّ يَنْقَلِبْنَ إِلَى بُيُوْتِهِنَّ حِيْنَ يَقْضِيْنَ الصَّلاَةَ لاَ يَعْرِفُهُنَّ أَحَدٌ مِنَ الْغَلَسِ

    Artinya:Kami wanita-wanita mukminah ikut menghadiri shalat fajar bersama Rasulullallah Shallallu 'alaihi wa sallam dalam keadaan berselimut (menyelibungi tubuh) dengan kain-kain kami, kemudian mereka (para wanita tersebut) kembali ke rumah-rumah mereka ketika mereka selesai menunaikan shalat dalam keadaan tidak ada seorangpun mengenali mereka karena waktu ghalas (sisa gelapnya malam).(Hadits Riwayat Al-Bukhari;578 dan Muslim:1455)
  • Waktu adan Batas waktu subuh, waktu shalat subuh dimulai dari terbitnya fajar sampai sebelum matahari terbit, sebagaimana sabda Rasullullah dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim :

    وَوَقْتُ صَلَاةِ الصُّبْحِ مِنْ طُلُوعِ الْفَجْرِ مَا لَمْ تَطْلُعْ الشَّمْسُ فَإِذَا طَلَعَتْ الشَّمْسُ فَأَمْسِكْ عَنْ الصَّلَاةِ فَإِنَّهَا تَطْلُعُ بَيْنَ قَرْنَيْ شَيْطَانٍ

    Artinya:
    Waktu shalat subuh adalah dari terbitnya fajar sampai sebelum terbitnya matahari. Maka apabila matahari sudah terbit, berhentilah dari shalat karena matahari itu terbit diantara dua tanduk syaitan.

2. Waktu Shalat Dhuhur

  • Waktu awal dhuhur adalah pada saat matahari tergelincir (yaitu waktu zawal) dan akhir waktu dhuhur adalah ketik masuk waktu ashar.
  • Waktu zawal adalah ketika matahari telah condong atau miring dari tengah-tengah langit setelah datangnya tengah hari, hal tersebut dapat diketahui dengan munculnya bayangan seseorang atau benda disebelah timur. setelah sebelumnya bayangan berada disebelah barat.
     
  • Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh HR.Muslim tentang waktu Shalat dhuhur

    وَقْتُ الظُّهْرِ إِذَا زَالَتِ الشَّمْسُ، وَكَانَ ظِلُّ الرَّجُلِ كَطُوْلِهِ مَا لَمْ يَحْضُرِ الْعَصْرُ

    Artinya:
    Waktu shalat dhuhur adalah bila matahari telah tergelincir dan bayangan seseorang sama dengan tingginya selama belum datang waktu ashar (HR.Muslim : 1387)
  • Waktu shalat dhuhur batasnya adalah sebelum datangnya waktu shalat ashar

3. Waktu Shalat Ashar

  • Awal waktu shalat ashar dimulai ketika ukuran bayangan sebuah benda sama dengan ukuran benda aslinya.sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Abu daud yaitu :
  • Batas shalat Ashar, hadits riwayat Bukhari : 579 dan Muslim 608 tentang batas shalat Ashar :

    مَنْ أَدْرَكَ رَكْعَةً مِنَ الْعَصْرِ قَبْلَ أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ فَقَدْ أَدْرَكَ الْعَصْرَ

    Artinya:
    Barang siapa yang mendapati satu raka'at shalat ashar sebelum matahari tenggelam maka ia telah mendapatkan shalat "Ashar".(HR. Bukhari dan Muslim)
  • Adapun batas shalat ashar menurut ulama' syafi'iyah adalah :

    1. Waktu jawaz bi laa karohah (diperbolehkan dan tidak makruh) adalah dimulai pada saat panjang bayangan telah dua kali panjang benda hingga matahari menguning
    2. Waktu Fadhilah (waktu utama) adalah sampai pnjang bayangan sama dengan dua kali panjangnya benda
    3. Waktu karohah (makruh) adalah waktu pada saat matahari menguning hingga mendekati tenggelam.
    4. Waktu tahrim (haram) adalah mengakhirkan waktu shalat sampai waktu yang tidak diperkenankan

4. Waktu Shalat Maghrib

  • Waktu shalat maghrib dimulai ketika matahari telah tenggelam
  • Batas waktu shalat maghrib sangatlah pendek, waktu shalat maghrib berakhir pada saat mega merah (cahaya merah) telah hilang.

    Hadits Riwayat Muslim tentang batas waktu shalat maghrib yaitu:

    وَوَقْتُ صَلاَةِ الْمَغْرِبِ مَالَمْ يَغِبِ الشَّفَقُ

    Artinya:
    Dan waktu shalat maghrib itu hingga hilangnya mega merah dari ufuk barat (HR.Muslim :612)

5. Waktu Shalat Isya' 

  • Waktu shalat Isya' dimulai ketika mega merah (warna merah) telah hilang dari ufuk barat

     ثُمَّ مَكَثَ حَتَّى ذَهَبَ الشَّفَقُ فَجَاءَهُ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّ الْعِشَاءَ فَقَامَ فَصَلاَّهَا ثُمَّ جَاءَهُ حِينَ سَطَعَ الْفَجْرُ بِالصُّبْحِ…ثُمَّ جَاءَهُ لِلْعِشَاءِ حِينَ
    ذَهَبَ ثُلُثُ اللَّيْلِ الأَوَّلِ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّ الْعِشَاءَ فَصَلَّى ثُمَّ جَاءَهُ لِلصُّبْحِ حِينَ أَسْفَرَ جِدًّا فَقَالَ قُمْ فَصَلِّ الصُّبْحَ ثُمَّ قَالَ
    { مَا بَيْنَ هَذَيْنِ كُلُّهُ وَقْتٌ}

    Artinya :
    Ketika warna merah di ufuk barat telah hilang, Jibril datang, lalu mengatakan, "kerjakanlah shalat isya' " kemudian beliau mengerjakan shalat isya'. lalu Jibril datang lagi fajar sudah mulai terbit pada waktu subuh...
    Pada hari berikutnya, Jibril datang kepada beliau untuk shalat isya', ketika telah berlalu sepertiga malam pertama. Beliau mengatakan "Kerjakanlah shalat isya' ". Kemudian Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam shalat. Kemudian datang lagi untuk shalat subuh ketika langit sudah sangat menguning. Beliau berkata, "lakukanlah Shalat subuh". Kemudian Beliau berkata, " Diantara dua batas ini adalah waktu shalat". (HR Nasai:53, ad-Daruquthni:1019, dan dishahihkan syuaib al-arnauth)

  •  Batas waktu shalat Isya' yaitu ketika fajar terbit sebagai tanda waktu shalat subuh
Demikian pembahasan tentang Waktu Shalat dan Batas Waktu Shalat Fardhu Lima waktu semoga bermanfaat serta dapat menambah iman dan ketaqwa'an kita kepada Allah SWT.


Disclaimer
Disarankan pembaca mendiskusikan kembali dengan ulama' atau pakar Agama Islam untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih akurat
Gambar hanya sebagai ilustrasi dan referensi

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Waktu Shalat dan Batas Waktu Shalat Fardhu Lima Waktu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel