Tata Cara Sholat Subuh Lengkap Dengan Doa Qunut

Sholat Subuh merupakan Sholat wajib, artinya bahwa Sholat subuh itu merupakan salah satu sholat fardhu yang wajib dikerjakan bagi kaum mukmin. dalam mengerjakan sholat subuh biasanya dilengkapi dengan Doa Qunut.

Sebagaimana Firman Allah SWT tentang perintah sholat.
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Artinya :
Dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan ta'atlah kepada Rasul, supaya kamu diberi rahmat (QS. An-Nuur : 56)

Waktu sholat subuh

Sholat Subuh disebut juga dengan sholat fajar, yaitu merupakan sholat yang dikerjakan pada saat terbitnya fajar shadiq, sebagaimana dijelaskan dalam hadits dari abu hurairah radhiallahu'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam biasa mengerjakan shalat ini (Shalat Subuh) diwaktu ghalas, bahkan terkadang beliau selesai dari shalat fajar (shalat subuh) dalam keadaan alam sekitar masih gelap (waktu ghalas / sisa gelapnya malam)

Hadits Riwayat Al-bukhari : 578 dan HR. Muslim : 1455

كُنَّا نِسَاءُ الْمُؤْمِنَاتِ يَشْهَدْنَ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم صَلاَةَ الْفَجْرِ مُتَعَلِّفَاتٍ بِمُرُوْطِهِنَّ، ثُمَّ يَنْقَلِبْنَ إِلَى بُيُوْتِهِنَّ حِيْنَ يَقْضِيْنَ الصَّلاَةَ لاَ يَعْرِفُهُنَّ أَحَدٌ مِنَ الْغَلَسِ
Artinya:Kami wanita-wanita mukminah ikut menghadiri shalat fajar bersama Rasulullallah Shallallu 'alaihi wa sallam dalam keadaan berselimut (menyelibungi tubuh) dengan kain-kain kami, kemudian mereka (para wanita tersebut) kembali ke rumah-rumah mereka ketika mereka selesai menunaikan shalat dalam keadaan tidak ada seorangpun mengenali mereka karena waktu ghalas (sisa gelapnya malam).(Hadits Riwayat Al-Bukhari;578 dan Muslim:1455)
Mengenai waktu dan Batas waktu subuh, waktu shalat subuh dimulai dari terbitnya fajar sampai sebelum matahari terbit, sebagaimana sabda Rasullullah dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim :

وَوَقْتُ صَلَاةِ الصُّبْحِ مِنْ طُلُوعِ الْفَجْرِ مَا لَمْ تَطْلُعْ الشَّمْسُ فَإِذَا طَلَعَتْ الشَّمْسُ فَأَمْسِكْ عَنْ الصَّلَاةِ فَإِنَّهَا تَطْلُعُ بَيْنَ قَرْنَيْ شَيْطَانٍ
Artinya:
Waktu shalat subuh adalah dari terbitnya fajar sampai sebelum terbitnya matahari. Maka apabila matahari sudah terbit, berhentilah dari shalat karena matahari itu terbit diantara dua tanduk syaitan.

Tata Cara Sholat Subuh


1. Ambil Air wudhu

2. Berdiri menghadap kiblat serta membaca Niat Shalat

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى 
berdiri menghadap kiblat
Artinya:
Saya niat shalat fardhu Shubuh dua raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Alla ta'ala

3. Takbiratul Ihram (Mulai Raka'at Pertama)

 Mengankatkan tangan( sampai kepada telinga) sambil membaca takbiratul ihram "Allahu akbar"

 (Artinya: Allah Maha Besar   )اَللهُ أَكْبَرُ
takbiratul ihram
 takbiratul ihram wanita
takbiratul ihram
takbiratul ihram pria


4. Membaca Doa Iftitah


membaca doa iftitah
اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً
إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْى ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
 لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Artinya:
Allah Maha Besar Dengan sebesar-besarnya, segala puji yang sebanyak-banayaknya bagi Allah, Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari, Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukanNYA, sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satupun sekutu bagi-NYA, Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang muslim.

5. Membaca Surat Al-Fatehah dan Membaca Surat laian dalam Al-Qur'an

Membaca QS. Al-Fatehah
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
 اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ
اِهْدِنَاالصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صَرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِالْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَالضَّآلِّيْنَ
(رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُسْلِمِيْنَ. آمِيْن)
Artinya :
Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Segala Puji bagi Allah, Tuhan Semesta(seluruh) Alam, Yang Maha Pengasih dan Penyanyang, Pemilik hari Pembalasan, Hanya Kepada Engkau kami menyembah dan hanya Kepada Engkaulah kami memohon pertolongan, Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat (QS. Al-Fatehah :1-7)

Kemudian membaca Surat lain dari Al-Qur'an (yang mudah dan bisa bagi anda)

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ
مَلِكِ ٱلنَّاسِ
إِلَٰهِ ٱلنَّاسِ
مِن شَرِّ ٱلۡوَسۡوَاسِ ٱلۡخَنَّاسِ
ٱلَّذِي يُوَسۡوِسُ فِي صُدُورِ ٱلنَّاسِ
مِنَ ٱلۡجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ
Atinya: 
Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Katakanlah : Aku berlindung kepada Allah (yang memelihara dan menguasai) manusia
Raha manusia
Sembahan manusia
dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi
yang membisikkan (kejahatan) ke dalam manusia
dari (golongan) jin dan manusia

6. Ruku' (sambil membaca "Allahu Akbar")


Ruku'
Seraya membaca lafadz:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
(dibaca sebanyak 3 kali)

Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang maha Agung dan dengan segala puji bagi-NYA

7. I'tidal /bangun dari ruku' (sambil membaca "سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ" :sami Allaahu liman hamidah) artinya: Allah mendengar orang   yang memuji-Nya.

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّموَاتِ وَمِلْءُ اْلاَرْضِ وَمِلْءُمَاشِئْتَ مِنْ شَيْئٍ بَعْدُ
Artinya:
Ya Allah ya Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi,dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki sesudah itu. 

8. Sujud (sambil membaca "Allahu Akbar")

sujud
 سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
(dibaca sebanyak 3 kali)

Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi, dan dengan segala puji bagi-Nya.
Keterangan : Posisi sujud, dahi, hidung,kedua telapak tanga,ujung kaki(seperti memanjat) semuanya menyentuh ke lantai (sajadah)

9. Duduk diantara sujud (bangun dari sujud sambil membaca "Allahu Akbar")
kemudian membaca:

Duduk diantara sujud
رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ
Artinya : Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.






Keterangan gambar: Duduk diantara sujud tampak depan dan tampak samping, dengan ujung kaki kanan memanjat lantai, sedang kaki kiri sebagai tumpuan duduk.




10. Sujud (sambil membaca "Allahu Akbar")
seraya membaca :

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
(dibaca sebanyak 3 kali)

Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi, dan dengan segala puji bagi-Nya.


11. Bangun dari sujud dan berdiri (sambil membaca "Allahu Akbar")





Keterangan: Bangun dari sujud seraya mengangkat tangan di iringi membaca takbir "Allahu Akbar" (memasuki raka'at ke 2)

Keterangan gambar : Membaca takbir di iringi dengan mengangkat kedua tangan sampai ke telinga.( seperti pada gambar takbiratul ihram pada no.3)





12. Membaca Surat Al-Fatehah dan Surat lain dalam Kitab Suci Al-Qur'an

membaca Surat Al-Fatehah
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
 اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ
اِهْدِنَاالصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صَرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِالْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَالضَّآلِّيْنَ
 (رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُسْلِمِيْنَ. آمِيْن)
Artinya :
Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Segala Puji bagi Allah, Tuhan Semesta(seluruh) Alam, Yang Maha Pengasih dan Penyanyang, Pemilik hari Pembalasan, Hanya Kepada Engkau kami menyembah dan hanya Kepada Engkaulah kami memohon pertolongan, Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat (QS. Al-Fatehah :1-7)
Keterangan Gambar : Posisi bersedekap membaca surat Al-Fatehah dan surat lain dalam Al-Qur'an

13. Ruku' (sambil membaca "Allahu Akbar")
Ruku'



سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
(dibaca sebanyak 3 kali)

Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang maha Agung dan dengan segala puji bagi-NYA



14. I'tidal (bangun dari ruku') sambil membaca "سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ" :sami Allaahu liman hamidah artinya: Allah mendengar orang   yang memuji-Nya.


I'tidal
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّموَاتِ وَمِلْءُ اْلاَرْضِ وَمِلْءُمَاشِئْتَ مِنْ شَيْئٍ بَعْدُ

Artinya:
Ya Allah ya Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi,dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki sesudah itu.








15. Membaca Doa Qunut (doa dibaca pada raka'at kedua Sholat Subuh)
membaca doa qunut
Solat subuh biasanya di lengkapi dengan bacaan Doa Qunut

اَللهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ
 وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَاأَعْطَيْتَ
 وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَيُقْضَى عَلَيْكَ
 فَاِنَّهُ لاَيَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَيَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
 تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَاقَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ اِلَيْكَ
 وَصَلَّى اللهَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارَكَ وَسَلَّمَ

Artinya :
ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan, Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin, Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku, Dan perihalah aku dari kejahatan yang telah Engkau pastikan, Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan, dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi, Maha berkahlah Engkau dan Maha luhurlah Engkau, Segala Puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan, Aku mohon ampun dan taubat kepada Engkau, Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya.

16. Sujud (sambil membaca "Allahu Akbar")

 سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

(dibaca sebanyak 3 kali)
Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi, dan dengan segala puji bagi-Nya.

17. Duduk diantara sujud (sambil membaca "Allahu Akbar")

duduk diantara sujud
رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ



Artinya : Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.



18. Sujud (sambil membaca "Allahu Akbar")

sujud

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
(dibaca sebanyak 3 kali)
Artinya : Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi, dan dengan segala puji bagi-Nya.

19. Bangun dari sujud (sambil membaca "Allahu Akbar")  (Merupakan duduk tahiyyat akhir)

duduk tahiyyat akhir
Keterangan gambar :
  1. Duduk tahiyyat akhir tampak samping
  2. Duduk tahiyyat akhir tampak depan
  3. Setelah membaca tahiyyat akhir selesai menoleh kekanan di iringi mengucapkan salam
    Setelah menoleh kekanan wajah kembali posisi lurus kedepan sejenak, lalu menoleh kekiri di iringi dengan salam
  4. Menoleh ke kiri di iringi mengucapkan salam
  5. Posisi duduk tahiyyat akhir tampak samping belakang
  6. Posisi jari telunjuk pada saat membaca tahiyyat akhir, jari mulai menunjuk pada saat bacaan tahiyyat sampai syahadat (sampai bacaan tahiyyat selesai
    ...أَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهُ)
  7. Posisi duduk tahiyyat akhir tampak belakang

Bacaan tahiyyat akhir sholat shubuh:

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ اَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِاللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهُ، اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Artinya :
Segala kehormatan, keberkahan, rahmat dan keselamatan (shalawat), serta kebaikan hanyalah kepunyaan Allah. Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga tetap tercurah atasmu, wahai Nabi (Muhammad). Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga juga tercurah atas kami, dan juga atas seluruh hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan (Shalawat) untuk Nabi Muhammad. dan juga limpahkanlah rahmat dan keselamatan (shalawat) kepada keluarga Muhammad, sebagaimana tekah Engkau limpahkan rahmat dan keselamatan (shalawat) kepada Ibrahim. Limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluarga Ibrahim, sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Diseluruh alam semesta sesunguhnya Engkau adalah Maha Terpuji lagi Maha Mulia ( Agung).

20. Menoleh ke kanan sambil mengucapkan "Salam"

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

Artinya : Semoga keselamatan dan rahmat Allah dilimpahkan atas dirimu

21. Kembali pada tatap lurus kedepan sejenak, lalu memoleh ke kiri sambil mengucapkan "Salam"

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

Artinya : Semoga keselamatan dan rahmat Allah dilimpahkan atas dirimu
Setelah selesai mengerjakan Sholat Subuh membaca istighfar, mengangagungkan Nama Allah SWT tasbih, tahmid, takbir dan shalawat seiklasnya (semampunya). kemudian berdoa.
Demikian tentang Tata Cara Sholat Subuh Lengkap dengan Doa Qunut yang kami sampaikan, semoga bermanfaat.


Disclaimer
Disarankan pembaca mendiskusikan kembali dengan ulama' atau pakar Agama Islam untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih akurat
Gambar hanya sebagai ilustrasi dan referensi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel